
http://tbn0.google.com/images?q=tbn:7WDZzyo5ZRt6jM:http://twijaya.files.wordpress.com/2007/12/film_ayat-ayat-cinta.jpg
aac
Sebenarnya kuingin disini
Bersamamu
Mendampingimu
Melewati apapun yg ada
Songsong kebahgian itu
Namun…
Maafkan jika ku tak bisa
Untuk selalu bersamamu
Semu demi orang-orang yg menyayangiku
Semua untuk orang-orang yg mencintaiku
Yang tak mungkin kusakiti
Maafkan aku….
AKu tak bisa lagi menemani
Aku berdiri diantara orang-orang yg kukasihi
Dan tidaklah mudah untukku
Tuk meninggalkan mereka
KAsih…
Jika boleh jujur
Aku sangat menyayangi dan mencintaimu
Namun jika dipaksakan tuk berlanjut
Semua hanya kan menyakiti kita semua
Maafkan aku
Aku pergi demi kebaikan kita semua
Untaian katamu ternyata palsu
Janji indah telah kau ingkari untuk terus menjadi sahabatku
Tahukah kau sobat???
Bahwa segala luka yang menyobek hatimu
Dapat juga ku rasakan dan menusuk jiwaku
Bahwa darah yang menetes dari luka itu
Seiring air mata yang mengalir di pipiku
Sadarkah kau sobat???
Bahwa kepedihan yang selalu tampak di wajahmu
Adalah mmpi terburuk yang membebaniku
Bahwa sikap dinginmu untukku
Adalah pedang yang terus menghujam dadaku
Dulu secercah tawamu yang indah
Selalu menggelitik jiwaku untuk tersenyum
Tapi kini semua tlah berubah
Dan bukan lagi kebahagiaan
yang mampu kau berikan padaku
Karena seseorang
Kau khianati persahbatan kta
dan kau cemari ikatan kita
Kau dengan mudah melepas jemariku
Padahal kau melihat aku
Rapuh tanpa kau di sampingku
Aku ingin kau jadi sahabat seumur hidupku
Tapi sebuah sungutan yg selalu ku dapat
Bila ku salah…
Sebuah nasehat yang selalu membimbingku
Kemana aku harus mencari semua itu lgi???
Kau meninggalkan ku dengan alasan yang mengada-ada
Kau menarik dirimu
Di saat aku masih bertahan menyelamatkan semua
Kini apa yang bisa ku raih lagi???
Hanya tatapan dingin
Kebungkaman,kata-kata kasar dan pengkhianatan
seperti melihat matahari pagi
hati ini gembira saat melihat mu
senyumun yang begitu polos
matamu yang mencerminkan dirimu sesunggunya
membuat aku tak kuasa menahan rasa suka pada dirimu
saat diri mu muncul di hadapan ku
kaki ini rasanya ingin melangkah mendekatin diri mu
mata ini rasanya tak ingin terpejam saat melihat mu
tangan ini rasanya ingin bergerak menggapai tangan mu
jika memagng masih ada ruang kosong di hatimu
izin kan aku untuk menempatin ruang kosong itu
jika tidak ada ruang kosong lagi di hatimu aku akan mundur berlahan”
nih bukan cuman sebuah kata” yang tercipta melaluin mulut
tapi kata” yang keluar dari lubuk hati ku yang paling dalam
ku akan menunggu jawaban dari dirimu
Uber Cup summaries
[edit] 1957 – 1981
| Year | Host | Final | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Winner | Score | Runner-up | |||
| 1957 Details |
Lancashire, England | United States |
6–1 | Denmark |
|
| 1960 Details |
Philadelphia, United States | United States |
5–2 | Denmark |
|
| 1963 Details |
Wilmington, United States | United States |
4–3 | England |
|
| 1966 Details |
Wellington, New Zealand | Japan |
5–2 | United States |
|
| 1969 | Tokyo, Japan | Japan |
6–1 | Indonesia |
|
| 1972 | Tokyo, Japan | Japan |
6–1 | Indonesia |
|
| 1975 | Jakarta, Indonesia | Indonesia |
5–2 | Japan |
|
| 1978 | Auckland, New Zealand | Japan |
5–2 | Indonesia |
|
| 1981 | Tokyo, Japan | Japan |
6–3 | Indonesia |
|
[edit] 1984 – 1988
| Year | Host | Final | Third Place | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Winner | Score | Runner-up | Third Place | Score | Fourth Place | ||||
| 1984 Details |
Kuala Lumpur, Malaysia | China |
5–0 | England |
Korea |
5–0 | Denmark |
||
| 1986 Details |
Jakarta, Indonesia | China |
3–2 | Indonesia |
Korea |
3–2 | Japan |
||
| 1988 Details |
Kuala Lumpur, Malaysia | China |
5–0 | Korea |
Indonesia |
5–0 | Japan |
||
[edit] 1990 onwards
| Year | Host | Final | Semi-finalists | |||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Winner | Score | Runner-up | ||||||
| 1990 Details |
Nagoya & Tokyo, Japan | China |
3–2 | Korea |
Indonesia |
Japan |
||
| 1992 Details |
Kuala Lumpur, Malaysia | China |
3–2 | Korea |
Sweden |
Indonesia |
||
| 1994 Details |
Jakarta, Indonesia | Indonesia |
3–2 | China |
Sweden |
Korea |
||
| 1996 Details |
Hong Kong | Indonesia |
4–1 | China |
Korea |
Denmark |
||
| 1998 Details |
Hong Kong, China SAR | China |
4–1 | Indonesia |
Denmark |
Korea |
||
| 2000 Details |
Kuala Lumpur, Malaysia | China |
3–0 | Denmark |
Korea |
Indonesia |
||
| 2002 Details |
Guangzhou, China | China |
3–1 | Korea |
Netherlands |
Hong Kong |
||
| 2004 Details |
Jakarta, Indonesia | China |
3–1 | Korea |
Japan |
Denmark |
||
| 2006 Details |
Sendai & Tokyo, Japan | China |
3–0 | Netherlands |
Germany |
Chinese Taipei |
||
| 2008 Details |
Jakarta, Indonesia | China |
3–0 | Indonesia |
Korea |
Germany |
||
The UBER CUP , sometimes called the World Team Championships for Women, is a major international badminton competition contested by women’s national badminton teams. It has been played every two years since 1984, amend from three years previuosly, after merging with the Thomas Cup, played in same period and venue.
The Uber Cup is named after an ex-British women’s badminton player, Betty Uber, who had the idea of hosting the women’s event similar to men in New Zealand back in 1950.[1] She also made the draw for the 1956-1957 inaugural tournament, which took place at Lytham St. Annes in Lancashire, England.[2]
The cup follows a similar format to that of the men’s competition of the Thomas Cup. In the twenty-one tournament held, China is the most successful, having lifted the trophy eleven times. Japan is second, having won it five times, followed by Indonesia and United States, each with three cups.
Meski Gusnul Yakin mulai pusing dengan proses seleksi tim, pemain luar kota tetap berdatangan ke Stadion Letjend H. Soedirman Bojonegoro. Kemarin sore, ada tujuh pemain baru yang ingin mengadu nasib di Persibo.
Mereka adalah Khoirul Anam, mantan bek kanan Persebaya Surabaya; striker Wawan Haryadi asal Assyaabab, anggota klub Persebaya; gelandang Dhanu Rosadhie asal Persela Lamongan; dan mantan penjaga gawang Persibo yang musim lalu bermain di Gresik United Wawan Hariono. Kemudian wing back kiri Widodo L asal Persikaba Blora; penjaga gawang asal Solok Robby Kurniani; dan gelandang Emilio Prakoso asal Persepam Pamekasan.
Sementara itu, beberapa pemain yang minggu lalu mengikuti seleksi, kemarin sudah tidak menampakkan diri. Mereka di antaranya mantan stopper Persib Bandung Sandy Pribadi, gelandang Persis Solo Bagus Tri Widiatmoko, dan mantan penjaga gawang Persipon Pontianak Bayu Cahyo.
Bayu Cahyo, penjaga gawang yang pernah memperkuat PSS Sleman, bakal didatangkan lagi ke Bojonegoro untuk dilihat kemampuannya.
“Sebenarnya kemarin (Kamis, 13/3) dia mau datang, tapi libur,” kata asisten manajer bidang teknis Persibo Bojonegoro Imam Sardjono kepada wartawan koran ini. Bayu Cahyo, lanjut Sardjono, diminta datang Senin besok.
Menurut dia, Bayu Cahyo sebenarnya pemain yang sengaja diundang guna mengikuti seleksi di Persibo. “Namun, belum tentu dia kami rekrut. Kalau kita undang, ya,” katanya.
Menurut pria yang juga pengusaha saprodi itu, selama ini dirinya mendapat kabar bahwa Bayu Cahyo yang terakhir memperkuat Persipon Pontianak itu penjaga gawang yang bagus dan mempunyai kemampuan yang lebih dibandingkan Saefudin yang hengkang ke Deltras Sidoarjo.
Manajemen Persibo Bojonegoro merelakan gelandang Reggie Radityo untuk merumput di klub lain. Manajemen tim berjuluk Laskar Angling Dharma itu tak bisa menghalangi kemauan putra daerah untuk menentukan pilihannya ke Persitara Jakarta Utara.
Menurut Manajer Persibo Letkol (Inf) Kup Yanto Setyono, sejak awal pihaknya sebenarnya berkomitmen memaksimalkan potensi pemain lokal. Harapannya, pada masa mendatang Bojonegoro ingin diperkuat talenta-talenta sepak bola sendiri. “Dan jauh hari saya sudah ngomong semua pemain lokal dipertahankan,” katanya.
Sejak menjadi manajer Persibo, Kup Yanto mengaku selalu mengakomodasi peman lokal, termasuk pemain junior. “Buktinya kan ada pemain junior yang mulai masuk profesional seperti Syamsul Arief, Novan Setya, dan Supriyadi,” ujarnya.
Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Pemkab Bojonegoro menargetkan pembangunan Stadion Letjend H. Soedirman mulai dilaksanakan Mei mendatang.
“Perhitungan kami, jika APBD disahkan Maret ini, maka proses lelang rehab stadion dilaksanakan 30 hari setelah APBD disahkan gubernur,” kata Kepala Dinas Kimpraswil Bojonegoro Tedjo Sukmono kepada wartawan koran ini kemarin.
Berdasarkan pos anggaran di APBD, rehab stadion kebanggaan warga Bojonegoro itu menelan dana Rp 2,1 miliar. Pengerjaan perbaikan stadion yang menjadi kandang Persibo Bojonegoro itu diharapkan tuntas tahun ini. “Atau kalau bisa lebih cepat sebelum musim kompetisi divisi utama dimulai,” harapnya.
Tedjo menjelaskan, dengan direhab, stadion itu nantinya diharapkan bisa memenuhi standar kelayakan yang ditentukan PSSI. Sekaligus, dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi penonton yang hadir ke stadion tersebut. “Kalau ada kompetisi nanti, berarti ada penonton dari luar Bojonegoro. Tentu kita ingin stadion kita juga layak ditempati oleh orang luar Bojonegoro,” imbuhnya.